PROGRAM STUDI S1 TEKNOLOGI PANGAN

MISI & TUJUAN || PROFILE LULUSAN || KURIKULUM || SISTEM PEMBELAJARAN || DOSEN TETAP

 

SISTEM PEMBELAJARAN

Kegiatan Pengenalan Program Studi (PPS) diadakan pada saat mahasiswa masuk secara bersama-sama ketiga Program Studi lainnya. Kegiatan ini dilakukan untuk perkenalan antar mahasiswa dan memberi bekal kepada mahasiswa baru mengenai  visi dan misi Universitas Diponegoro, visi dan misi FPP Undip, serta visi dan misi Program Studi S-1 Ilmu dan Teknologi Pangan, sistem perkuliahan, administrasi perguruan tinggi, dan juga pembekalan kepribadian yang meliputi kepemimpinan, mental, kedisiplinan dan sikap, sehingga dapat lebih mempersiapkan diri dalam perkuliahan. Kegiatan PPS dilaksanakan di dalam kampus, dan di sekitar kampus dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, dimana seluruh komponen baik dosen maupun mahasiswa dilibatkan.

Proses Belajar Mengajar (PBM) yang dilakukan Program Studi S-1 Ilmu dan teknologi Pangan  diprogramkan selama 8 (delapan) semester atau selama 4 (empat) tahun ajaran dengan jumlah kredit semester (minimal) sebesar 144 sks. Tiap semester terdapat 14 - 16 pertemuan  (pertemuan ke-8 untuk Ujian Tengah Semester dan pertemuan ke-16 untuk Ujian Akhir Semester).
Setiap semester melakukan praktikum di laboratorium, sedangkan pada semester VII dan VIII, selain praktikum di laboratorium mahasiswa juga direncanakan magang di dunia usaha dan industri pangan.  Aktivitas selama praktikum dan praktik magang akan dituliskan ke dalam laporan, yang kemudian akan dipresentasikan dan dinilai oleh dosen pengampu/pembimbing praktik.

Tahapan kegiatan dalam proses pembelajaran dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap perencanaan dimulai dengan rapat program studi satu bulan sebelum perkuliahan untuk menentukan distribusi mata kuliah, dosen pengajar dan kelas yang tersedia. Satu minggu kemudian diadakan rapat akademik yang dipimpin oleh Pembantu Dekan I untuk membagi beban kerja dosen dan koordinasi dengan seluruh program studi. Selanjutnya semua dosen diwajibkan membuat kontrak perkuliahan yang harus mendapatkan persetujuan dari Ketua Program Studi dan penyusunan strategi mengajar yang dituangkan dalam GBPP dan SAP.

Dalam pelaksanaan perkuliahan setiap dosen diwajibkan untuk mendokumentasikan kegiatan perkuliahan melalui lembar laporan pembelajaran yang akan dimonitoring Ketua Program Studi dan disimpan oleh bagian akademik fakultas maupun program studi. Pada akhir semester dosen harus membuat dan menyerahkan laporan hasil pembelajaran kepada Ketua Program Studi. Selanjutnya masing-masing program studi mengevaluasi pelaksanaan proses belajar mengajar seluruh dosen untuk dilaporkan kepada  Dekan melalui  Pembantu Dekan I. Untuk menilai kinerja dosen, setiap akhir semester pihak Penjaminan Mutu  membagikan kuisioner kepada mahasiswa. Hasil kuisioner setelah diolah oleh program studi digunakan sebagai umpan balik dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang disampaikan pada rapat akademik semester berikutnya.
Metode pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student  centered) dapat mendorong mahasiswa untuk terlibat secara aktif dalam membangun pengetahuan, sikap dan perilaku.  Yang termasuk dalam Student centered adalah : diskusi kelompok, pemecahan masalah, PKL, praktikum, dan praktik magang.

Metode pembelajaran tersebut, yang diterapkan di Program Studi S-1 Ilmu dan Teknologi Pangan berdasarkan visi FPP Undip maka persentase sistem Student Centered memiliki proporsi yang relative  besar, sehingga menuntut mahasiswa sebagai subjek bukan sebagai objek. Pembelajaran yang banyak memberikan mata kuliah praktik, berdiskusi dalam pembelajaran problem solving dan praktik magang, membuat mahasiswa lebih matang dalam penerapan soft skill-nya. Hal inilah yang diharapkan lulusan Program Studi S-1 Ilmu dan Teknologi Pangan  siap menghadapi persaingan kerja di dunia usaha dan industri pangan.